Tanjung Bira

Tanjung Bira, Kab. Bulukumba, Prov. Sulawesi-Selatan, Indonesia.

Thursday, December 31, 2015

Selamat tahun baru 2016 M

Menanti tahun baru 2016 Semoga kita semua diberikan rahmat dan hidayah oleh Tuhan yang maha esa untuk tetap menikmati hangatnya mentari pagi, Indahnya senja di bibir pantai, Menikmati kilau Pamor polobessi, melihatmu tersenyum, dan yang paling penting seluruh orang-orang disekitar kita tetap sehat selalu. Bulukumba 19 Rabi-al Awaal 1437 H. Topada salamaki. ...

Sunday, December 27, 2015

Dompea

"Dasar bodoh, Kamu tidak perlu lagi keluar masuk hutan, kelaparan, Menenteng bedil dan puluhan amunisi yang berat. sekarang itu jamannya jadi pejabat, korupsi banyak-banyak, beli surat kabar, Stasiun Televisi, dan Radio". Entah apa yang ada didalam pikirannya. Dulu, Lelaki tua itu adalah mantan gerombolan paling dicari. Sambil tersenyum, Ia menghisap dalam-dalam tembakau yang telah digulungnya. (Penggalan cerita "Dompea...

Saturday, December 26, 2015

Masa Lalu

Aku memiliki banyak kesalahan dalam hidup. Sampai saat ini masih membekas, semakin hari semakin dalam. Untuk menguburnya mesti menuliskannya dan itu salah satu obat yang paling mujarab selain menatap senyummu dalam sebuah kanvas di dindin...

Negeri satu kamar

Mendengar lantunan Gloomy Sunday membuatku kembali tenggelam dalam angan-angan. Semua kembali menari, Pesta sabtu malam dan hitam secangkir kopi menambah kemeriahan. Semua berhamburan ke lantai jingkrak menggetarkan seluruh tubuhnya. Kali ini semua bergembira tak terkecuali cicak yang berpesta dengan nyamuk dan tokek dengan santapanya cicak, saling memangsah dalam keriangan, satu persatu hingga tersisa empat pasang dengan gerakan Irish Dance, botol dengan tarian salsa, cangkir menggerakkan perutnya berusaha menarikan Belly dance. Tiba-tiba bantal...

Petani kembali ketanah

BULAN DESEMBER (Petani kembali ketanah) ***** Menyeruput kopi dalam gelas kaca Pahitnya menguasai lidah Kata-kata para penguasa Semakin hari semakin meraja Gadis desa lupa baju kebaya Rok mini paha berbahaya Lelaki siapa yang tidak gila akan bahaya Buah bergantungan didada Lebih murah dari kain kebaya Petani hanya tahu mengangkat cangkul dan membusung dada Menatap matahari sambil tertawa Menangis tiada guna Anaknya kuliah dikota Berteriak atas nama bapaknya Setelah sarjana pulang dari kota Pelajaran ditahu semua Menipu sana sini lupa kerja Petani...

Friday, December 11, 2015

Wine

Melihat segepok uang di atas meja membuatnya menangis, selama hidupnya Ia sama sekali tidak pernah bermimpi akan memiliki uang sebanyak itu. Begitulah kata Antonio saat lehernya bertemu dengan tali gantungan yang akan menjempun Ruhnya bertemu leluhurnya. Dimalam yang basah saat warga seluruh kota melepas rindu pada malam. Antonio pulang dari tempat kerjanya di Pabrik pengolahan wine. Ia bekerja hampir separuh dari hidupnya, Ia dan beberapa warga...

Thursday, December 10, 2015

Melawan Lupa (The Wolf Of Wall Street)

Bagi  penikmat Film yang sama denganku, dua tahun yang lalu karya Martin Scorsese dengan judul THE WOLF OF WALL STREET sempat dicegal berbagai negara karena banyaknya adegan yang menjijikkan di dalamnya (Hope Holiday). Film yang menampilkan Leonardo Dicaprio sebagai pemeran utama ini sukses menghidupkan sosok Jordan Belfort yang sangat kontroversial. Film ini merupakan sebuah sketsa kehidupan para Pialan di Wall Street sekaligus sketsa dunia bagi mereka yang memiliki uang berlebih. di Indonesia sendirinya tentu juga tersentu dengan film...

Melawan Lupa (Warisan Maut Jenderal Koes)

Minggu lalu, Sebuah berita tentang kasus tertembaknya salah satu Anggota TNI yang bertugas di Puncak Jaya. Ini merupakan kasus yang sekian kalinya dan tentu saja menjadi topik di antara kehebohan "Papa minta saham" dan "Pilkada yang akan terjadi beberapa hari lagi. Tentu saja di antara kita sudah banyak yang lupa akan Sembilan tahun yang lalu tentang penemuan timbunan perangkat perang di Rumah jendral bintang satu yang meninggal dunia. Penemuan ini cukup mengejutkan di kalangan Militer tentang asal muasal Senjata-senjata yang sulit di dapatkan dan...

Khayal

Di malam yang sepi, Seorang anak merindu. Sekujur tubuhnya diterpa hujan dan tiupan angin, Bajunya basah dan tetap saja memegang selembar kain. Malam yang gelap mendekap tubuhnya hingga dari jauh hanya nampak siluet hitam, Bagai kayu mematung dan kain yang Ia pegang terus saja melambai-lambai ditiup angin. Sesekali kain yang Ia pegang melambaii bagai dedaunan, hujan yang begitu keras terus saja turun tetapi Ia tetap saja diam mematung sambil menatap laut yang menghitam luas dan di ujungnya nampak bintang-bintang yang bersinar bertebaran bagai...

Aku dan Kemoceng

Sembari mengetik ini, saya berkenalan dengan teman baru. Ia adalah lulusan salah satu Universitas di Makassar. Hampir sejam kami Chat hingga lupa cerita ini, Cerita ini mengisahkan tentang anak muda dan kemoceng. -------------------------------------------------------- Kemoceng yang tergantung di dinding kamarnya itu memiliki tiga warna, terbuat dari rotan dan bulu ayam, warnanya merah, hijau, dan kuning. Kemoceng itu sudah tergantung di dinding kamarnya cukup lama. Kemoceng dengan bulu ayam tiga warna itu sudah berulang kali Emmanya...

Cangkir Porselin

Semusim yang lalu, kusempatkan menepati janji untuk bernostalgia di tempat kita dipertemukan. Tempat itu masih saja sama sejak tujuh tahun yang lalu, Pasir putih dengan potongan kayu masih berserakan sepanjang pantai, batu karang terjal mengelilingi dan menyembuyikan kita dari pandangan langit, bermesraan dan berbagi kisah. Aku membawa dua Cangkir  porselin milik kakekku. Cangkir itu adalah pemberian kawan lamanya dari tempat yang sangat jauh. Ia bercerita, jikalau Cangkir itu Ialah kenangan Ia dengannya sebelum mereka berpisah hingga saat...

Bulan Desember IX

Secangkir kopi yang engkau hidangkan padaku sore itu lantas membuatku memilih Engkau menjadi pendamping hidupku. Banyak gadis yang lebih dulu dekat padaku bertanya. "Kenapa engkau memilih Dia dibandingkan Aku ?. Aku lebih dekat padamu, membuatmu tertawa, memberimu segalanya". Lantas aku jawab, Aku memilih Dia karena saat menuangkan Kopi itu tepat di depanku, Mataku tak sengaja bertemu dengan matanya dan Ia tersenyum. Jiwaku lenyap begitu saja, Serasa hilang dibawahnya bersama senyumnya dan kehampaan itu Aku bawa pulang sampai dalam tidurku,...

Pattimorang Gua Bessi Mallajang

Percika bunga api yang menyembur memecah gelap malam. Dari kejauhan, suara pertarungan antara palu dan besi yang telah melebur dalam panasnya arang memecah kesunyian malam. Cahaya dan bunyi ini acap kali terdengar setiap malam pertama dan kelima dalam hitungan minggu. Tapi entah kenapa, semusim ini cahaya dan suara itu terus saja terlihat dan terdengar dari belakang rumahku di seberang bukit di dalam Gua Pattimorang. Gua itu disebut Pattimorang oleh penduduk setempat karena tanah disekelilingnya begitu tandus sehingga rerumputan tidak satupun...

Aku dan Setangkai Senyum

Desahan nikmat yang keluar mengalir bersama napasnya membuatku teringat luka tujuh musim silam, tubuhku panas tak terkendali, Aku hanya mampu menyaksikannya lagi kali ini. Jemariku dengan lugas menancapkan obeng kedadanya. darahnya mengaliri kulitku. Kehagatan darah yang semakin menyelimuti tubuhku adalah sebuah surga yang aku dapatkan dalam keseharianku, entah berapa banyak lelaki yang meregang nyawa dari nikmat yang aku persembahan padanya. Kehangatan darah itu candu dalam hidupku. Aku adalah Wanita Iblis yang datang merenggut mimpi-mimpi...

Monday, November 16, 2015

40.000 Westerling Terkapar oleh Mahrus Andis

Kebenaran adalah sebuah peradaban titipan tuhan dalam lingkaran kesadaran Kebenaran kesejarahan adalah lembaran kemunafikan bagi siapa yang melupakan Maka ketika kita bertemu di sini ketuklah kembali hati nurani dan pandanglah lintasan masa lalu Di sana langit hitam Sulawesi-Selatan berkabut kepedihan bumi yang pucat menampung luka anak negeri Di sana di perut gunung bawakaraeng di lubuk sungai Jeneberang terpendam mutiara kesetiaan...

Saturday, November 14, 2015

Ompona Ulengnge Oleh Chenk Benk

PAPPAKAINGE Narekko mattajengngi bosi mappammula ompo siwenninna lettu ompo tellumpenninna uleng Muharram naengka mua bosie namasero, namaraja lempe’na, mannessani ritu tuoulumi pattaungnge namaega mua bosinna rilalenna ritu.Jaji madeceng manengmui uruwaena tungke-tungke pananrangnge rilalenna sitaungnge ritu. Naiyamua narekko ritajengngi bosinna pattaungengnge mappammula ompo siwenninna lettu ompo tellumpenninna namadodong, maponco bosinna,...

Tehnik Mattompang Oleh Roedy Rustam

Mattompang merupakan sebuah ritual khusus untuk membersihkan bilah polo bessi, sebuah perlakuan khusus dan special , tidak hanya sekedar mencuci, namun lebih kepada sebuah filosofis kedekatan batin seorang pemilik dengan polo bessinya  . ibarat seorang lelaki yg mampu memuaskan pasangannya. Biasanya ritual mattompang dilakukan pada hari tertentu atau hari baik, tergantung kepercayaan dan keyakinan masing-masing pemilik, saya sendiri...

Manajemen Pengetahuan ( Bicaranna Paddisengengnge) Dalam Mendalami Kebudayaan Celebes Oleh Rudy Rustam pad

Untuk mempelajari kebudayaan  banyak hal yang harus kita perhatikan , terutama jika kita berasal dari latar belakang pendidikan serta  disiplin keilmuan yang berbeda  ,hal ini mutlak kita lakukan,  belum lagi pengaruh media informasi  yang begitu pesat , sehingga kita lupa menyiapkan filter dalam  mengolah informasi tersebut menjadi basis data serta bebuah sebuah pengetahuan yang berguna. Seperti halnya  budaya dan sejarah di jazirah sulawesi selatan , banyak informasi yang tertutup , absurd bahkan terkadang...

Sebuah Sumber Pribumi tentang Perang Mengkasar

Untuk pertama kalinya sebuah dokumen pribumi mengenai Perang Mengkasar (21 Oktober 1653 – 19 November 1667) yang ditulis oleh salah seorang pelakunya sendiri kini tersedia dalam bahasa Indonesia. Dokumen tersebut adalah Syair Perang Mengkasar yang ditulis oleh Enci’ Amin, jurutulis Sultan Hasanuddin, ‘ayam jantan dari timur’. Akibat konspirasi Cornelis Speelman dan Arung Palakka, Sultan Hasanuddin terpaksa meneken Perjanjian Bongaya (19-11-1667)...